Purwokerto, 25 Maret 2007
03.12 pm
AKU INGIN PULANG
Rontaan batin yang tak henti menerawang pulang
Terus merayu, menarik dan memaksaku
Untuk beranjak menuju kampung kelahiran
Yang telah lama merindukan kedatangan putra zamannya
Duhai siang yang tak pernah lelah
Sampaikan alunan salam kasihku pada Bunda
Hingga kurasakan dengan hidmat
Kecupan bibir mulianya di keningku
Duhai malam yang tak bosan menyanyikan senandung tidur
Bacakan puisi kerinduan disamping ayah
Hingga kurasakan kesejukan
Petuah-petuah murni dari jujur cakrawala hatinya.
Duhai senja yang tak pernah berkedip ditiup peradaban
Lesatkanlah dari busur cintaku
Mata panah kasih sayang
Hingga menembus ulu hati adik pertamaku
Duhai pagi yang selalu bersiul ceria
Hidangkanlah lukisan manis kasihku
Hingga kurasakan kelezatan senandung-senandung Al-Qur’an
Yang mengalir deras dari mungil bibir adik bungsuku